hit tracker free

Matthijs de Ligt Bangga walau Belanda Kandas di Final UEFA Champions League

DewaCash Keuntungan Yang Dapat Lebih Banyak

Situs ini akan memberikan keuntungan bagi para kalangan pemain dan situs ini juga tidak akan membuat para kalangan kecewa dengan situs DewaCash ini dan Dewacash ini juga banyak sekali yang akan diberikan untuk para pemain agar lebih mudah bagi para kalangan untuk mendapatkan keuntungan lebih situs ini juga sudah menjadi populer dikalangan para pemain indonesia dan judi bola online ini juga bukan hal yang mengherankan lagi bagi warga indonesia taruhan bola di kalangan masyarakat juga ada yang melakukannya berbeda beda ada yang melakukan taruhan bola dengan agen darat dan ada juga yang melakukan dengan taruhan online

Matthijs de Ligt di landa kecewa akibat di kalahkan oleh portugal di pertandingan kemaren final UEFA Nations League, Senin (10/6/2019) dini hari. Matthijs  mengakui kecewa karena di kalahkan oleh portugal, iya kecewa di karenakan timnya tidak berhasil menjadi sang juara di liga UEFA.
Belanda dalam empat tahun belakangan ini mengalami keterpurukan. Namun, Belanda kembali mencoba untuk membangkitkan kembali. Saat Ronald Koeman mengasuh Belanda, dirinya berhasil masuk ke final UEFA Nations League usai mengalahkan Inggris dengan skor 3-1 di semifinal.

Tapi mengenai keinginan meraka untuk mendapatkan gelar sebagai juara telah hancur. Meski mereka sudah memberikan perlawan yang baik untuk tuan rumah, tapi Die Oranje gagal membalas gol semata wayang Goncalo Guedes, sehingga Portugal berhasil menjadi juara pertama UEFA Nations League.

“Saya berfikir ini adalah akhir  musim yang sulit bagi dan akan menjadi musim sangat indah kedepannya bagi saya,” Ungkapan De Ligt kepada Sportsmole.

Meski gagal menjadi juara UEFA Nations League 2019, De Ligt mengakui dan sangat bangga dengan pencapaian yang di peroleh oleh timnya. Ia menilai timnya sudah berjuang keras hingga mencapai puncak walau di ujung mendapatkan kegagalan untuk lolos ke Piala Dunia 2018.

“Saya sebenarnya tidak senang karena kami kalah, namun saya merasa bangga karena kami berhasil mencapai fase ini.”

De Ligt juga mengaku, pada awalnya, ia dan rekan-rekan setim tidak menargetkan untuk bisa lolos ke partai final. Namun, ketika mereka mendapatkan kesempatan itu, mereka menjadi bergairah untuk menang sehingga ia kecewa gagal meraih trofi juara itu.

“Kami tidak menyangka kami akan mencapai Final. Namun kami ternyata berhasil melakukan itu dan kami benar-benar menginginkan memenangkan final ini. Itulah yang membuat kami kecewa,” kata Matthijs De Ligt.

Kami berharap dengan hal hal seputar bolay anga kan diberikan ini akan sangat membantu sekali bagi apra pemain untuk meraih keuntungan yang besar maka dari itu kami juga berharap semakin banyaknya yang percaya dengan situs kami ini

Berita Bola, Jadwal dan Prediksi Bola Terbaru © 2017 Agen Sbobet Resmi